Karawang.www.infokotanews.net.
Menteri Pertanian ( Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan peeingatan keras dan menegaskan tidak akan memberikan ampun ( toleransi) kepada oknum ,baik dari internal kementrian maupun eksternal,yang melakukan penyelewengan ,pemotongan ,atau pungli terhadap bantuan pertanian termasuk bantuan Optimasi Lahan (Oplah) dan alat mesin pertanian ( alsintan),seperti yang dikutip infokotanews dari beberapa sumber di lingkungan kementrian pertanian senin ( 16/2-2026).
Menteri pertanian tidak main-main di tegaskan, Amran akan memecat pejabat pertanian yang terlibat pungli atau korupsi bantuan dalam waktu 1x24 jam.Ketegasan menteri Pertanian dibuktikan dengan pencopotan pejabat di lingkungan kementrian pertanian,di laporkan sebanyak 192 pejabat telah di copot terkait polemik tata kelola pupuk hal itu menunjukan komitmen membersihkan internal kementrian .
Seperti di ketahui bantuan pemerintah kepada petani di berikan secara gratis ,seperti bantuan benih,pupuk,traktor,dan program Oplah di berikan secara gratis ,namun fakta yang sering di jumpai di lapangan kelompok.tani mengeluh ada " fee" atau uang administrasi yang di bebankan kepada kelompok tani .
Tindakan tegas seperti yang dilakukan menteri Pertanian merupakan langkah tepat,untuk memastikan Program Oplah dan bantuan Alsintan benar-benar sampai ke petani dan di salahgunakan oleh segelintir oknuk mementingakn keuntungan pribadi ( **)

