Sulap di Dinsos Karawang Honor 12 Orang ,Pekerja Kebersihan di TMP 7 Orang Honor Bisa Cair .

Infokotanews
16 Juni 2026, 21:48 WIB Last Updated 2026-06-17T02:38:18Z


 Karawang.www.infokotanews.net.

Saat ini Pemerintah Republik Indonesia ( RI).Mewajibkan tiap intansi Pemerintah dalam Pengelolaan Anggaran pendapatan dan Belanja Negara ( APBN) maupun  APBD. membuat rencana umum pengadaan ( RUP) ke dalam plafom digital SIRUP ( Sistim Informasi Rencana Umum Pengadaan ) .


Kewajiban pengumumankan RUP ke dalam aplikasi SIRUP  dimaksudkan demi transparansi  serta mencegah kebocoran keuangan negara,pelaksanaan barang / jasa harus mengacu kepada Sistim Imformasi Rencana Umum Pengadaan ( SIRUP) mencakup spesifikasi  dan rincianya .


Hal itu di kuatkan dengan perpres pengadaan barang dan jasa milik pemerintah  No.16 tahun 2018 dan Perpres Perubahanya .Perpres  No.12 Tahun 2021 dan Perpres No.46 Tahun 2025.


Namun  dari penelusuran infokota   masih menemukan pengelolaan anggaran APBD  realisinya  bertolak belakang kegiatanya tidak mengacu kepada   SIRUP.


Seperti yang tercermin  pada APBD  TA 2026 di Dinas Sosial Karawang ,Infokota menemukan realisasi kegiatan pembayaran honor/ intensif tenaga kebersihan Taman Makam Pahlawan ( TMP) jumlah tenaga kebersihan yang di bayar oleh Dinas Sosial sebanyak 12 orang ,tetapi  di lokasi TMP di temukan  jumlahnya tenaga kebersihan sebanyak 7 orang .



Berdasarkan pengelolaan keuangan negara bila dalam  RUP yang tercantum di SIRUP dengan  kode  nomerklatur kebersihan TMP 12 x 12/ bulan dengan pagu Rp  216.000.000 , seharusnya pelaksanaanya mengikuti aturan tenaga kebersihan yang bekerja di TMP diharuskan  sebanyak 12 ( dua belas ) orang.namun fakta riil yang di temukan di 2 ( dua)  lokasi   TMP kamis ( 10/6-2026)  infokota menemukan jumlah tenaga kebersihan yang ada hanya  7  ( tujuh ) orang ,dengan rincian TMP Pancawati 5 orang ,TMP Rawagede 2 ( dua) orang.



Lantas pertanyaan muncul apakah selisih 5 orang  tenaga kebersihan TMP  menjadi hantu ??? selain itu juga terdapat kejanggalan di lokasi kedua TMP tidak di temukan papan  nama dan jadwal kerja tenaga kebersihan ,seharusnya papan nama jadwal kerja terpasang di lokasi ,



Infokta mencium adanya informasi yang di sembunyikan  jumlah tenaga kerja TMP yang sebenarnya  ,Pernyataan Ketua TIM Bidang Perlindungan Pemberdayaan dan Jaminan Sosial ( BPPJS) Arieyanti ( terbitan edisi kamis 11/6-2026) semakin menguatkan adanya dugaan manifulasi jumlah tenaga kebersihan  TMP.


Kepada media ini   Arieyanti  menyebutkan anggaran Rp 216.000.000 bukan hanya untuk honor tenaga kebersihan TMP Pancawati ,tetapi juga untuk membayar jasa tenaga kebersihan yang tersebar di beberapa lokasi  diantaranya .TMP Rawagede Rawamerta ,Makam Bupati pertama Manggungjaya Cilamaya Kulon dan Tugu Pahlawan Surotokunto di Rawagabus Desa Warungbambu  Karawang.


Dengan adanya keterangan Ketua TIM BPJS Arieyanti .Adanya ketidak beresan jumlah tenaga kebersihan di Taman Makam Pahlawan Semakin Jelas dan terang benderang . 


Pasalnya  2 ( dua)  lokasi yang di sebutkan  Ketim yakni Makam bersejarah Makam Bupati Karawang 1 di manggungjaya dan   tugu Pahalawan Surotokunto di Rawagabus Desa Warungbambu Karawang Timur,bukan kewenangan  Dinas Sosial .Ke 2 ( dua) lokasi Makam Bupati Manggungjaya dan Tugu Pahlawan Surotokunto  termasuk dalam 33 Situs Cagar Budaya berdasarkan SK.Bupati Karawang,Pengeelolaan kebersihanya  menjadi kewenangan Bidang  Kebudayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang bukan kewenangan Dinas Sosial.

Anehnya kenapa anggaran itu bisa lolos ???


Selain itu adanya wacana melimpahkan kewenangan penanganan Pengelolaan kebersihan makam bersejarah dari Dinas Sosial ke Dinas Pariwisata. seperti yang diutarakan Arieyani sangat di ragukan .

Apabila  Kewenangan Kebersihan mau di alihkan ke Kementan kenapa muncul anggaran APBD TA 2026 di Dinas Sosial sebesar Rp 168.000.000 .dengan demikian apa yang di sampaikan Arieyanti di ragukan kebenaranya.


Pertanyaanya apakah kegiatan pengelolaan anggaran tidak tersentuh Inspektorat ??

Sementara PPK dan Kepela.Dinas Sosial belum bisa dihubungi . ( An/ Ta) 


















  



Komentar

Tampilkan

Berita Lainnya >>

Pendidikan

+