Karawang.www.infokotanews.net.
Program ketahanan pangan yang digadang-gadang mampu mensejahtrakan masyarakat desa di Kabupaten Karawang justru berujung pilu.Duit Dana Desa ( DD) ratusan juta rupiah yang di kelola beberapa Bumdes diduga kuat raib mistrius ,tidak ada kejelasan duit ratusan juta dengan nama Ketahanan Pangan yang di kelola Bumdes tidak memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Carut marut pengelolaan duit negara oleh Badan Usaha Milik Desa ( Bumdes) mendapat sorotan dari Ketua Paguyuban Masyarakat Karawang ( Maskar) .Ir.Supardi Nugraha.
Ketua Maskar menilai selama ini Pengelolaan uang ratusan juta dari DD untuk ketahanan pangan yang di laksanakan oleh Badan Usaha Milik Desa ( Bumdes) di beberapa Desa ,berjalan tanpa transparansi padahal Bumdes wajib membuka seluas luasnya informaai program ketahanan pangan kepada publik ,karena menyangkut uang negara yang nota bene uang rakyat.
Disebutkan oleh Ir.Supardi bahwa kegagalan Bumdes dalam mengelola keuangan program ketahanan pangan bukan pada satu sektor usaha saja ,melainkan kegagalan itu hampir merata di beberapa Desa dengan modus yang hampir sama,diantaranya Usaha ternak domba, ikan ,jual beli gabah ,yang miris kata Supardi peternakan domda dalam satu tahun dengan penyertaan modal ratusan jutaa dombanya raib tinggal kandangnya ujar Supardi.
Ditegaskan oleh Ketua Maskar Karawang ia menyebutkan masyarakat Desa sampai hari ini ,tidak pernah mendapatkan informasi atau laporan mengenai pertanggung jawaban Bumdes tersebut.
Puluhan milyar uang rakyat habis hasilnya nol besar ,Pengadaan domba ratusan juta dombanya raib tinggal kandang yang tersisa ,ikan dan gabah dalam usaha Bundes entah raib kemana, Ketua Bumdes mendadak Bungkam dan Tertutup ,begitu juga Kepala Desa no Comen kaya lagu Dangdut Koplo Bunda Corla " No Coment"
" Kami mendesak kepada aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas Bumdes yang gagal dalam mengelola dana desa kemana raibnya Dana Desa ratusan juta itu " tegas Supardi.( red)


