Karawang, www.infokotanews.net.
Saat ribuan warga tumpah ruah di jalur perlintasan Helaran Kirab Mahkota Binokasih, Sabtu (9/5/2026), Pasukan Oranye UPTD Kebersihan Wilayah 1 DLHK Karawang bergerak dalam senyap. Di bawah monitor langsung Kepala UPTD Wilayah 1, Erwin Baharudin, Pasukan Oranye memastikan kemeriahan budaya Sunda tidak meninggalkan jejak sampah.
UPTD Wilayah 1 menerjunkan sistem kerja tim. Sedikitnya 4 tim kecil disebar di jalur helaran: Tim Sapu Lintasan menyisir Jl. Ir. H. Juanda dari pertokoan Tuparev hingga Alun-alun. Tim Area Padat bertugas di titik keramaian Ruko Stanplas, Nagasari. Tim Mobile jemput bola ke kerumunan, langsung evakuasi sampah tanpa menunggu menumpuk. Tim Monitoring dipimpin langsung Erwin Baharudin memantau anggota yang menyapu di trotoar Alun-alun.
Malam makin larut, kerja Pasukan Oranye justru makin intensif menunjukkan potret realita di lapangan. Satu petugas menyapu, satu lagi memegang serok dan pengki besar. Traffic cone oranye jadi penanda area kerja mereka. Sampah gelas plastik, bungkus makanan dibersihkan tanpa istirahat sebelum jalan benar-benar bersih.
Kepala Bidang Kebersihan DLHK Karawang, Willyanto Salmo mengapresiasi kinerja lapangan.
“Sistem kerja UPTD Wil 1 sudah tepat. Pimpinan turun langsung, anggota solid. Ini jadi standar pengamanan kebersihan event besar di Karawang,” ujar Willyanto.
Diupayakan sampah bersih di area malam ini, dan pagi harus bersih.
“Budaya Sunda kita rayakan, kebersihan kota kita jaga. Ini kerja tim. Malam ini harus bersih, pagi warga lewat jalur kirab sudah harus resik,” tegas Erwin.
Helaran Mahkota Binokasih membuktikan: kemeriahan tidak harus meninggalkan kotor. Ada Pasukan Oranye yang dipimpin Erwin Baharudin menjaga napas kota tetap bersih, dari sore sampai pagi. (Her).


