Kadis DLHK Karawang Asep Suryana : TPST Cirejag Kebakaran Jadi Evaluasi ,SOP Diperkuat.

Infokotanews
09 Juni 2026, 19:13 WIB Last Updated 2026-06-09T12:16:21Z


Karawang.www.infokotanews.net.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Karawang, Asep Suryana, menegaskan kebakaran di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu TPST Desa Cirejag, kecamatan Jatisari pada Selasa 9 Juni 2026 pukul 12.15 WIB akan menjadi bahan evaluasi penting. DLH Karawang berkomitmen memperkuat Standar Operasional Prosedur SOP dan sarana keselamatan di seluruh TPST.


"Kejadian ini menjadi bahan evaluasi penting bagi kami untuk terus meningkatkan sistem pengelolaan dan pencegahan di seluruh TPST di Karawang. Ke depan SOP dan sarana prasarana keselamatan akan kami perkuat," tegas Asep Suryana dalam keterangan tertulisnya. Selasa. (9/6/2026). Sore.


Meski terjadi kebakaran, Asep mengapresiasi gerak cepat jajaran DLH bersama Tim Pemadam Kebakaran Damkar dan BPBD. Berkat koordinasi cepat, api berhasil dipadamkan sebelum meluas.


"Saya mengapresiasi respons cepat dari Kepala Bidang Kebersihan beserta seluruh petugas di lapangan bersama Damkar dan BPBD. Alhamdulillah api dapat segera dikendalikan sehingga tidak menimbulkan dampak lebih luas," ujarnya.


Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Kebersihan DLH Karawang, Willyanto Salmo, menjelaskan api pertama kali diketahui petugas TPST di lapangan. Setelah laporan masuk, DLH langsung berkoordinasi dengan Damkar BPBD untuk penanganan darurat.


"Alhamdulillah, berkat koordinasi yang cepat, api dapat segera dikendalikan sehingga tidak meluas ke area sekitar. Saat ini kami masih melakukan pendataan dan investigasi untuk mengetahui penyebab pastinya yang diduga berasal dari gas metan yang dihasilkan oleh timbunan sampah atau RDF," jelas Willyanto.


Tim gabungan langsung bergerak: melakukan pemadaman, pengamanan area TPST, pengaturan lalu lintas kendaraan operasional, serta pengerahan alat berat untuk pendinginan dan penataan ulang timbunan sampah guna mencegah titik api baru.


Untuk pelayanan warga, Willyanto memastikan pengangkutan sampah tetap berjalan. Sampah dari wilayah terdampak sementara dialihkan ke lokasi penampungan DLH dan armada dioptimalkan.


"Kami memastikan pelayanan persampahan kepada masyarakat tetap berjalan. Masyarakat tidak perlu khawatir karena layanan tetap kami upayakan berjalan normal," tegasnya.


Asep Suryana menutup dengan ajakan kolaborasi ke seluruh warga Karawang.


"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga pengelolaan sampah yang aman dan berkelanjutan. Salah satunya dengan melakukan pemilahan sampah dari rumah. Mari kita jaga bersama fasilitas persampahan sebagai aset publik yang melayani kepentingan seluruh warga Kabupaten Karawang," pungkasnya. (Her).

Komentar

Tampilkan

Berita Lainnya >>

Pendidikan

+