DLHK Karawang Gandeng P&G,,Gelar Pemilihan Duta Sekolah Adiwiyata Cetak Agen Perubahan.

Infokotanews
03 Juni 2026, 19:28 WIB Last Updated 2026-06-03T12:32:05Z


Karawang .www.infokotanews.net.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Karawang, Asep Suryana memberikan keterangan terkait pelaksanaan Pemilihan Duta Sekolah Adiwiyata. Program ini digelar DLH Karawang bersama dukungan pendanaan dari P&G Operations Indonesia.


Asep Suryana menegaskan Duta Sekolah Adiwiyata harus jadi contoh nyata, bukan hanya jargon. 


"Kami ingin anak-anak Karawang jadi agen perubahan yang mengajak teman, keluarga, sampai masyarakat sekitar untuk peduli lingkungan. Mulai dari hal kecil seperti buang sampah pada tempatnya dan hemat air," terangnya saat di konfirmasi awak media. Rabu, 3/6/2026.


Pemilihan Duta Sekolah Adiwiyata bertujuan mencetak pelajar yang mampu menjadi agen perubahan dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Diharapkan mereka dapat menginspirasi teman sebaya untuk menerapkan perilaku ramah lingkungan baik di sekolah, keluarga, maupun masyarakat.


Peserta adalah siswa siswi kader Adiwiyata sekolah yang memiliki komitmen dan aksi nyata terhadap lingkungan, kepedulian terhadap lingkungan, berperilaku baik, aktif dalam kegiatan sekolah, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, serta mampu menjadi teladan dalam penerapan budaya peduli lingkungan.


Peran dan Tugas Duta

Duta Sekolah Adiwiyata bertugas mengampanyekan gerakan peduli lingkungan, membantu pelaksanaan program Adiwiyata di sekolah, memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada teman dan warga sekolah terkait pengelolaan sampah dan penghematan sumber daya, serta menjadi penghubung antara sekolah dengan DLH dalam kegiatan lingkungan hidup.


Isu lingkungan yang menjadi perhatian di Kabupaten Karawang, terutama di sanitasi dan drainase, pengelolaan sampah, keanekaragaman hayati, penghematan dan konservasi energi serta air. Fokus juga pada perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.


Keberhasilan program akan diukur melalui meningkatnya jumlah kegiatan lingkungan yang diinisiasi siswa, meningkatnya partisipasi warga sekolah dalam program Adiwiyata, terbentuknya kader lingkungan yang aktif, berkurangnya timbulan sampah di sekolah, serta meningkatnya jumlah sekolah yang mampu mempertahankan atau meraih predikat Adiwiyata pada tingkat kabupaten, provinsi, nasional maupun mandiri. (Her).

Komentar

Tampilkan

Berita Lainnya >>

Pendidikan

+